Ass.wr.wb,

PIC_0020 Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT, akhirnya blog ini bisa selesai juga.  Sejak lama saya ingin menulis, namun keinginan itu tak pernah terwujud dengan banyak alasan. Saya lahir di Lombok, Provinsi NTB pada tanggal 20 April 1973. Sejak kecil saya bercita-cita menjadi seorang insinyur pertambangan tetapi Allah berkehendak lain. Pada saat mau ujian masuk ITB, saya mengalami kecelakaan yang hampir membuat saya putus asa. Namun berkat dorongan dan semangat dari adik saya akhirnya saya bisa kembali mempunyai semangat.

Kehidupan selanjutnya mengantar saya menjadi seorang ahli gizi. Kegagalan menembus ITB yang menjadi dambaan sejak kecil, akhirnya saya mendaftar di SPAG Mataram, yaitu sekolah kedinasan Diploma satu di bidang gizi.  Begitu wisuda saya diperbantukan pada PPSTN untuk membantu penelitian sebagai enumerator. Perkenalan dengan masyarakat nelayan membuat hati saya tergerak untuk bisa membantu masyarakat. Tahun 1993 saya ditugaskan sebagai PNS di Propinsi NTT, tepatnya di Puskesmas Weluli, di atas Gunung Lakaan yang berbatasan dengan Kab. Bobonaro, Timor Leste.

Selama dua setengah tahun saya mengabdi di daerah yang waktu itu kalau kita Posyandu harus berjalan kaki 4-5 jam. Dan saya di tarik ke Dinas Kesehatan Kab. Belu sebagai staff seksi gizi. saya melanjutkan studi di Akademi Gizi Malang, tahun 1998 dan UNIBRAW tahun 2000.

Setelah 10 tahun di NTT akhirnya saya pulang kampung di Lombok tahun 2004 sebgai staf seksi gizi. Saat ini sedang studi di Ilmu Kesehatan Masyarakat, FK UGM. Pengalaman membuat saya berpikir, bahwa ternyata “masalah gizi itu unik”.  Mengapa saya katakan unik, karena kita tidak bisa menentukan sendiri keberhasilannya, begitu banyak orang yang harus terlibat.

Walaupun demikian masalah gizi ini juga sangat penting. Menyangkut Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. banyaknya persoalan bukan berarti kita tidak bisa fokus, tentu bisa. Jika kita fokus pada masa-masa awal usia kehidupan maka kita bisa menyelamatkan begitu banyak nyawa manusia yang tak berdosa.

Masalah yang paling mengganjal hati saya adalah ASI. ASI merupakan makanan yang dikarunia Allah SWT kepada setiap ibu yang menyusui. Namun kenapa masalah ini tidak tuntas-tuntas malah cenderung mengalami penurunan. Jika kita amati hanya manusia yang begitu lahir ada yang menyusu pada sapi. Siapa yang salah dalam hal ini???

Semoga pembuka ini bermanfaat, terutama buat saya sendiri dan buat orang lain.

Selamat berjuang

Wassalam.

One response to “Ass.wr.wb,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s